Jumat, 27 Maret 2009

Karyawan Punya Usaha?? Pilihan, Idealisme atau...

Berani mulai usaha dewasa ini telah merasuki sebagian besar orang-orang yang notabene bukan seorang yang lahir dan besar sebagai seorang pengusaha (pemilik usaha/businessman), mereka adalah orang-orang yang hidup di dunia “aman dan nyaman” yaitu para pekerja/pegawai/karyawan/buruh (apapun istilahnya, mereka adalah orang-orang yang bekerja untuk orang lain atau bisnis orang lain, setinggi apapun jabatan mereka). Setiap bulan mereka menerima apa yang disebut dengan gaji, tunjangan, kesejahteraan dan fasilitas lainya dari tempat mereka bekerja. Berbagai cara untuk memulai usaha selalu datang dari ide-ide kreatif mereka dan alasan mereka memulai usaha pun sangat beragam. Saya sering ngobrol dan bertukar pikiran dengan rekan-rekan yang mempunyai pekerjaan tetap tetapi dia mempunyai keinginan untuk mempunyai usaha/bisnis sendiri. Ada yang beralasan, kalau bisa berdiri di dua kaki (pekerja & pengusaha) khan lebih kuat! Kenapa nggak? Yang lain beralasan, buat cari tambahan penghasilan, maklum hidup sekarang makin sulit! So, harus pinter-pinter cari obyekan. Lalu rekan saya yang lainnya punya alasan yang cukup unik, aku wis bosen dab,saben dino mangkat esuk bali bengi! (baca: bosan kerja, berangkat pagi pulang malam setiap hari). Dan alasan lainnya yang cukup menarik, yach...siapa tahu besok jadi pengusaha beneran, so nggak perlu ngabisin waktu seumur hidup terima slip gaji...syukur-syukur malah bisa ngasih slip gaji tiap bulan ke orang lain! Dan...masih banyak lagi alasan yang ada di otak mereka yang tentunya sangat variatif. Terlepas dari kontroversi itu semua, tentunya kita mempunyai alasan kuat mengapa memilih berani mulai usaha pada posisi “aman & nyaman” (baca: pekerja/pegawai/karyawan/buruh) sekalipun. Akhirnya, berani mulai usaha merupakan pilihan yang terkadang tidak selalu berakhir manis. Namun, itu semua menjadi jiwa bagi mereka yang ingin mencoba berdiri di atas “dua kaki” dengan “dua dunia” yang jauh sekali berbeda...Dunia pekerja dan dunia pengusaha...Menurut Anda?

2 komentar:

Jockee mengatakan...

Kudu dicoba dan kudu berhasil!
Dua dunia ini sangat indah ketika sudah masuk di dalamnya, baik sebagai pegawai maupun sebagai pebisnis.

jockee mengatakan...

ya...betul, bang hade!!harus action...salam kenal dari saya..but sometimes it's a choice...