Senin, 06 April 2009

Kisah Abadi Ulat yang Berubah Menjadi Kupu-kupu...

Perbedaan mendasar seorang pekerja (pegawai/karyawan/buruh) dengan seorang pengusaha (pemilik usaha/businessman) terdapat dalam 3 hal : Mental, Emosional dan Cara Pandang/Persepsi. Usaha yang bisa bertahan, bahkan bisa berkembang dalam kurun waktu yang lama tentu melewati proses yang panjang dan berliku. Pelaku bisnis di dalamnya pastilah mempunyai jiwa, mental dan emosional yang kokoh untuk bisa mewujudkan itu semua. Tentu saja, semuanya membutuhkan perjuangan dan pengorbanan yang sungguh luar biasa. Orang-orang sukses terdahulu, sebut saja Thomas A. Edison pendiri General Electric; Soichiro Honda pendiri Honda; Bill Gates pendiri Microsoft; Henry Ford pendiri Ford Motor Co., Michael Dell pendiri Dell Computers, Ted Turner pendiri CNN, Ralph Lauren pendiri Polo dan masih banyak orang sukses lainnya yang pasti pernah bergelut dengan kegagalan sebelum mereka benar-benar meraih mimpi mereka. Mereka berhasil karena mempunyai “sistem” dan seorang pekerja/pegawai/karyawan/buruh merupakan salah satu bagian dari “sistem” mereka. Jelas sekali di sini bisa di lihat perbedaan mendasar antara keduanya. Cara pandang/persepsi mereka tentang uang pun berbeda. Yang satu mengatakan “mereka bekerja karena uang” sedangkan yang lain bilang “uang bekerja untuk mereka”. Silakan Anda memilih mau jadi yang mana? Walaupun terlihat sederhana, berani melompat dari kuadran pekerja menuju kuadran pemilik usaha, tidak semudah seperti berganti pekerjaan atau profesi. Berganti kuadran berarti mengubah inti siapa diri kita, cara kira berpikir dan juga cara kita memandang dunia. Berganti kuadran seringkali merupakan pengalaman yang mengubah hidup. Perubahan yang sangat besar, bukan hanya kita yang berubah bahkan juga teman-teman kita. Ketika kita masih berteman dengan teman-teman lama kita, ulat mengalami kesulitan melakukan hal-hal yang dilakukan kupu-kupu. Siapkah Anda berubah? Sebagian orang memandang itu sebagai tantangan dan sebagian yang lain skeptis melihat itu sebagai fenomena belaka –takjub tanpa mau tahu sebab & akibatnya- hanya terhanyut oleh suasana. Berani mulai berpindah kuadran pekerja menuju kuadran pemilik usaha sekali lagi bukan dominasi dan monopoli segelintir orang. Semua berhak, semua punya kesempatan... Hanya saja, perlu sedikit mengubah paradigma dan cara pandang kita dari sekarang! Sebab, jika ingin berganti kuadran tentu tidak semudah berganti pakaian! Mau di kuadran apa kita selanjutnya, tentunya semua itu pilihan hidup Anda...


The Cashflow Quadrant inspirated...

6 komentar:

Wawan Purnama mengatakan...

Kebanyakan orang ingin langsung menjadi kupu-kupu yang indah. Padahal keindahan itu buah proses kesabaran dalam kepompong

Jockee mengatakan...

betul sekali mas wawan...salam kenal dan sukses selalu!!!sampai jumpa di dunia indah kupu2 yang selalu memberi warna hidup di taman yang kita miliki...

feezaa mengatakan...

thx, sungguh sangat inspiratif

Jockee mengatakan...

ok.thx juga feezaa...smoga inspirasi terus menjadi jiwa qt untuk berani mulai usaha, sekecil apapun..sekarang juga!!salam action...

Anonim mengatakan...

persahabatan bagai kepompong, merubah ulat menjadi kupu2..
semua hal yang indah selalu ada kejelekan dan pengorbanan terlebih dahulu.
tidak ada yang instant didunia ini.
sangat menyentuh yonk..
sukses yonk..
jangan takut untuk mulai berwiraswasta..
cayoo..

Jockee mengatakan...

betul,bro...action!!!action!!!action!!!
semua hal mjd besar berawal dari hal kecil yang dilakukan, so mulailah dari yang kecil untuk terus beranimulaiusaha...sukses juga ri!!! thanks...